Diduga Asal-asalan, Warga Minta Proyek Jalan Raya Kurao Padang Segera Dibongkar

SKUSERGAP.ID

PADANG,|| Warga meminta proyek jalan Raya Kurao, Nanggalo, Padang, Sumatera Barat segera dibongkar karena diduga dibuat asal-asalan/asal jadi.

Konon…..proyek jalan raya dua jalur itu tidak memiliki plang yang berisikan informasi proyek.

Selain itu, jalan tetap diaspal meski ada satu tiang listrik berdiri di tengah jalan tersebut.

“Saya heran dengan proyek ini. Tidak ada plangnya dan anehnya masih ada tiang listrik di tengah jalan tapi tetap juga diaspal,” kata Khairul (40), warga Nanggalo kepada SKUSERGAP.ID belum lama ini,
Khairul menyebutkan tidak mungkin tiang listrik itu terus ada di tengah jalan.

“Nanti tiang listriknya pasti dibongkar lagi. Tapi kok masih tetap juga jalan itu diaspal. Artinya nanti jalan (yang sudah) diaspal itu pasti segera dibongkar lagi,” kata Khairul dengan nada kesal.

Sementara warga lainnya, Rio menyebutkan, jalan yang baru saja diaspal itu sudah banyak yang rusak dan terkelupas.”Banyak berlobang-lobang. Mungkin mutunya kurang bagus.

Jadi saran kami sebagai masyarakat dan pengguna jalan lebih baik dibongkar saja sekarang, ganti dengan yang kwalitas bagus,” kata Rio.

Dari informasi yang didapat SKUSERGAP.ID diketahui proyek dikerjakan CV.Tunas Inti Jaya, yang beralamat di jalan Ampang Karang Ganting No.6, RT02/RW05, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Padang.

Kemudian penandatanganan kontrak dilakukan pada bulan September tahun lalu dengan HPS Rp 5.114.406.000 (Rp 5,1 miliar) yang akhirnya disepakati proyek tersebut dikerjakan sebesar Rp 4.398.797.514,31 (Rp 4,3 miliar) dari APBD TA 2022.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Padang, Harisman,Ketika dikonfirmasi, membantah plang proyek tidak ada.

“Plank proyek ada dan pekerjaan sedang dalam proses dan belum diterima, pekerjaan baru diterima setelah diuji, disetujui konsultan supervisi dan sesuai spesifikasi,” kata Harisman.

Memang…..untuk tiang listrik yang ada di tengah jalan, kata Harisman, pihaknya saat ini akan berkoordinasi dengan PLN untuk memindahkannya.

“Yang untuk tiang listrik kita lagi koordinasi dengan PLN untuk memindahkan,” jelas Harisman
(Anwar C.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *